Udara di bandara terasa dingin. Mendung masih saja bergelayutan di
langit. Disini belum turun hujan. Alroji
di tangan menunjukan pukul tujuh seperempat.
Ku melangkah di salah satu kedai fast-food yang berjajar diantara
toko-toko sauvenir. Tempat dimana kita
berjanji akan bertemu. Kedai masih
kosong, lom ada penghunjung yang datang.
Aku duduk dan memesan segelas teh manis hangat. Belum ada tanda-tanda dia datang, tapi tidak
mengapa dengan begitu aku masih bisa mempersiapkan diri untuk bertemu
dengannya.
‘’Aku
akan segera kesana’’pesan yang kubaca setelah aku memberitahu bahwa aku sudah
di tempat. Langsung kuhabiskan teh
hangat ini untuk menghilangkan rasa gugup......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar