Pagi ini
pukul 08.12 wib Hpku bunyi,menandakan
sms ada yang masuk. Kulihat dilayar hp
tertera namamu...My. Dengan kalimat yang khas kau sapa
diriku....’’assalamualiakum mas....hari ini dijakarta?” hanya sepenggal kalimat
itu yang muncul dilayar Hpku. Sudah
hampir sebulan tidak ada kabar yang aku terima.
Sms kedua
aku terima “udah....seminggu ini...tapi hari ini terakhir dijakarta.” Aku
langsung kaget. Di bulan ini informasi
penempatannya. Sms ketiga datang ,
‘’Makasar...hari ini ada plan kejakarta?”. Jadi bingung, harusnya aku kesana
dan ku temui kau. “jam 1 ke bandara...” balasan dia saat ku tanya jam berapa
berangkat ke Makasar. Apakah aku
langsung ke bandara aja, untuk menemuinya.
Pertemuan yang pertama dan aku tidak mau ini jadi pertemuan yang
terakhir. Pagi ini hujan turun, mendung
masih gelap. Dan aku masih terlalu
banyak berfikir.
“Jadwal
terbang 15.40...di Makasar udah penempatan...jadi yah sampai seterusnya.’’itu
sms yang ke empatnya yang kau kirimkan kepadaku. Aku telpon dirimu...yang ada hanya tut tut
tut tut. Tak terselang lama sms kelima datang ‘’ sinyal susah mas..Ada
apa?’’. Yang pasti aku pengen dengar
suaramu batinku.
Dan untuk pertama kalinya aku mendengar suaramu dan
yang pasti kau juga pertama kalinya mendengar suaraku. Jujur jantungku bergemuruh, detak jantungku
mengebu, dan beberapa detik kuterpaku. Dan hanya kata ini yang keluar dari
mulutku ‘’halo..assalamua’alikum...”dan kau pun menjawab “waalaikumsalam....’’. obrolan pun mengalir meski aku banyak
diamnya. Jujur My pada saat itu aku binggung mo ngobrol tentang apa?dan yang
keluar dari mulutku hanya pertanyaan konyol...:(. Jujur My kesen pertama sesaat ngobrol
denganmu, My kedengarannya dewasa, itu yang aku bisa tangkep sedikit dari
obrolan kita. Dan dengan jahatnya pihak Indosat mengakhiri obrolan kita. Indosat kau harus memperbaiki jaringanmu
umpatku
Jujur aku ingin bertemu denganmu My. Dan ternyata aku tak mampu melakukannya lebih
dari itu. Meskipun sekedar untuk menatap
wajahmu....
