''indah ya...'' sebuah suara membuyarkan kekhusukanku.
''eh, iya...hmm,entah kenapa aku tak pernah bosan menatapnya,''ucapku kikuk,menutupi keterkejutanku.
''sama...aku senang memandangi senja dengan langitnya yang kemerahan.''
''aku mitha..''tambahnya,sambil tetap menatap langit
''aku ady....''balasku
senja masih menyisakan semburat jingganya. aku belum beranjak. terjebak dalam pusaran waktu. ada keengganan untuk berpisah dari semua ini.
bayangan itu begitu nyata,perkenalan kami lima tahun yang lalu. satu di antara sekian kenangan yang satu persatu kembali hadir.
''dy, seandainya bisa...kan kuhadiahkan sepotong senja ini untukmu,''katanya sambil mengecup keningku.
kini, setahun telah berlalu sejaj perpisahan itu.kenangan yang selama ini berusaha kulupakan masih saja tersimpan disudut hatiku. senja pun masih tetap sama saat terakhir kami memandang.
''eh, iya...hmm,entah kenapa aku tak pernah bosan menatapnya,''ucapku kikuk,menutupi keterkejutanku.
''sama...aku senang memandangi senja dengan langitnya yang kemerahan.''
''aku mitha..''tambahnya,sambil tetap menatap langit
''aku ady....''balasku
senja masih menyisakan semburat jingganya. aku belum beranjak. terjebak dalam pusaran waktu. ada keengganan untuk berpisah dari semua ini.
bayangan itu begitu nyata,perkenalan kami lima tahun yang lalu. satu di antara sekian kenangan yang satu persatu kembali hadir.
''dy, seandainya bisa...kan kuhadiahkan sepotong senja ini untukmu,''katanya sambil mengecup keningku.
kini, setahun telah berlalu sejaj perpisahan itu.kenangan yang selama ini berusaha kulupakan masih saja tersimpan disudut hatiku. senja pun masih tetap sama saat terakhir kami memandang.
.*disadur dari empat musim cinta dengan sedikit revisi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar