Laman

Senin, 14 Mei 2012

perigigi....#2

"Sungguh aku membencimu,tapi cintaku kepadamu tidak berkurang sedikitpun"kataku.
Dengan senyum manismu, kau coba tenangkan emosiku.
"Terimakasih telah mencintaiku" hanya itu kata yang terucap dari mulutmu.

Kamis, 10 Mei 2012

ku kan datang....#2


             Udara di bandara terasa dingin.  Mendung masih saja bergelayutan di langit.  Disini belum turun hujan. Alroji di tangan menunjukan pukul tujuh seperempat.  Ku melangkah di salah satu kedai fast-food yang berjajar diantara toko-toko sauvenir.  Tempat dimana kita berjanji akan bertemu.  Kedai masih kosong, lom ada penghunjung yang datang.  Aku duduk dan memesan segelas teh manis hangat.  Belum ada tanda-tanda dia datang, tapi tidak mengapa dengan begitu aku masih bisa mempersiapkan diri untuk bertemu dengannya.
             ‘’Aku akan segera kesana’’pesan yang kubaca setelah aku memberitahu bahwa aku sudah di tempat.  Langsung kuhabiskan teh hangat ini untuk menghilangkan rasa gugup......

Kamis, 03 Mei 2012

ku kan datang...


’’Haruskah aku harus menyusulnya ke bandara untuk pertama dan terakhir kalinya aku bertemu dia’’itulah yang ada di kepalaku.  Dan aku masih saja bimbang dengan keputusanku ini.  Dan hari masih pagi pada saat aku terima kabar darimu, kau yang  akan pergi.  Langit diatas sana gelap akan awan, sebentar lagi pasti akan hujan.  Aku masih saja termenung memikirkan.
‘’kau akan datang kan?’’ itu pesan kedua kalinya yang kau kirimkan lewat pesen pendek.  Dan aku semakin kalut, dan dari kalimatmu tersirat bahwa kau menginginkan ku datang.  Aku masih saja berdiri disini menatap langit, ku biarkan butiran air menerpa wajahku.  Kuingin air hujan ini membasuh keraguanku.
‘’aku terbang jam 08.45 wib’’pesen ketiga yang aku terima darimu.  Dan kulihat jam di HPku menunjukan angka 05.34 wib.  Dan hujan masih belum reda.  Kuputuskan untuk berangkat kesana untuk menyakinkan perasaanku.  Aku tidak mau menyesal atas apa yang tidak aku perbuat.
Perjalanan ini seakan begitu lama, bis DAMRI yang aku tumpangi begitu lambat bahkan ini dijalan tol.  Apa yang pertama kali harus kulakukan setelah bertemu denganmu? tersenyum?bersalaman ato sekedar bertanya tentang kabar?semua berkecambuk di pikiranku. Tiba2 saja aku sudah sampai dipintu terminal satu.  Kenapa dengan detak jantungku, kenapa begitu bergemuruh?kumantapkan langkah kaki dan ku perjalan untuk bertemu denganmu.

 to be cont...