Sore ini langit sangat terang,
tanpa sedikit pun awan yang bertaburan diatas sana. Langit tampak biru, sangat biru. Sebiru hati hatiku. Alroji ditanganku menunjukan jam setengah
lima sore. Aku masih berdiri tegap
disini diatas jembatan sungai kalimalang.
Motor, mobil, truk, bis, angkot, sepeda dan tentunya manusia berlalulalang
di depanku. Tampak wajah lelah setelah
seharian beraktifitas. Motor dengan gesitnya
menyalip sana sini, tak keliatan rasa takut pada pengendaranya, angkot yang
ngetem berjam-jam yang bikin tambah semrawut jalanan. Mobil pribadi yang tanpa
ampun menyalakan klaksonnya tanpa henti- henti, bikin suasana semakin
gaduh. Bus berhenti seenaknya, bikin
jalanan semakin menjadi-jadi macetnya.
Kulihat diseberang jalan sana, pak polisi tanpa berdaya mengatur
lalulintas jalan biar tidak semakin parah.
Dan aku masih saja berdiri disini menikmati sore.
Senja
akan datang, di ujung barat dunia ini matahari akan tenggelam bertanda malam
akan tiba. Digantikan oleh sang bulan
dan sang bintang. Diujung barat sana
langit tampak jingga, kenapa aku selalu suka dengan senja?karena dengan
menikmati senja ku selalu teringat akan dirimu.
Kau memang persis seperti senja, selalu diam tapi menentramkan. Dan selalu setiap sore tak akan pernah
kulewati untuk menikmati senja.....
to be cont......

Tidak ada komentar:
Posting Komentar